16. Alokasia bambino
Daunnya berwarna hijau tua, mengkilap, Panjang dan sempit. Berbentuk panah atau tombak dengan urat lebar, tebal dan putih. Dan pada bagian bawah berwarna ungu.
Alocasia ini tumbuh antara 30-50 cm. Tanaman ini tidak memiliki bunga karena timbuhan ini merupakan tanaman hias daun.
17. Alokasia tengkorak
Kombinasi warna yang cantik dengan warna hijau perak metalik dengan urat yang lebih gelap di permukaanya. Tekstur daunnya yang seperti beludru pada daunnya memiliki pertulangan yang menonjol dan berkarakter mulai dari pusar hingga bingkai daun.
Pada lembar helai daun berwarna hijau tosca mulai tulang daun utama hingga mencapai gradasi hijau kebiruan (metalik). Relief tulang daun yang kuat menyerupai tengkorak.
Pada permukaan belakang daun juga memiliki relief tulang daun yang tampak tegas dengan warna merah keunguan dan latar putih kehijauan. Alocasia umumnya ditanam didalam pot untuk diletakkan didalam ruangan atau bahkan di rumah kaca.
18. Anthurium gelombang cinta
Memiliki daun yang tergolong sangat tebal dan kaku menyerupai kulit (coriaceous/leathery) dengan helain ellips memanjang dan meruncing.
Bagian terlebar helaian berada mendekati ujung daun namun masih disekitar bagian tengah. Tulang daun primer berada ditengah helaian dan tulang daun lateral memanjang secara bebas dari tulang daun primer kea rah tepi helaian daun.
Permukaan daun bagian atas mengkilap dengan tepi daun bergelombang. Anthurium gelombang cinta sering disebut sebagai Anthurium plowmanii atau Anthurium Wave of Love. Nama “gelombang cinta” sendiri diberikan karena bentuk daunnya yang panjang, lebar, dan bergelombang seperti ombak.
19. Anthurium germani
Anthurium ‘Germani’ adalah salah satu varietas atau hibrida dari spesies Anthurium jenmanii. Maka dari itu, Anthurium germani sering disebut sebagai Anthurium jemani.
Memiliki daun yang kaku, lebar dan pada bagian tepi daun memiliki lekukan kearah bawah dengan ujung agak merunduk.
Pada daun berbentuk bulat lonjong dan urat daun menonjol pada permukaan bawah daun. Sedangkan permukaan daun bertekstur halus dan lembut.
Tanaman ini merupakan tanaman yang menyukai daerah lembab dengan paparan sinar matahari minim yang terhalang rindangnya pepohonan di hutan.
20. Anthurium hookeri (sarang burung)
Memiliki daun yang tebal, kaku dan berwarna hijau. Bunga anthurium hookeri berbentuk tongkol dengan warna kecoklatan.
Anthurium hookeri sering disebut sebagai Anthurium Sarang Burung atau Bird’s Nest Anthurium dalam bahasa Inggris. Penyebutan ini berasal dari bentuk daunnya yang lebar, panjang, dan bergelombang, yang menyerupai susunan sarang burung.
21. Anthurium kuping gajah
Sejenis tanaman dari suku talas-talasan, memiliki daun berbentuk lonjong mirip dengan kuping gajah dengan permukaan daun hijau mengkilap.
Sebaiknya tanaman ini tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jika terkena matahari terus menerus daun kuping gajah ini akan menguning, namun bila kurang matahari daun cenderung lemas dan pucat. Tanaman ini berkembang pesat di daerah yang beriklim tropis.
22. Ararea
Ararea, atau nama ilmiahnya Osmoxylon lineare, sering disebut sebagai miagos bush. Nama lain yang juga kadang digunakan adalah aralea atau aralia.
Tanaman ini merupakan jenis semak yang memiliki ciri khas daun berwarna kuning cerah dengan aksen hijau, menjadikannya populer sebagai tanaman hias.
Berikan pupuk kendang atau kompos setelah tanaman tumbuh baik. Pemberian pupuk tersebut dilakukan selama sebulan sekali.
23. Arella
Tanaman ini merupakan tanaman hias indoor/outdoor yang memiliki daun lebat yang indah dengan warna beraneka ragam putih dan hijau.
Tanaman ini dapat tumbuh cepat dengan sinar matahari tidak langsung dan tanaman ini cocok untuk didalam ruangan dan landscap. Aralia variegated white sering disebut sebagai ‘Snow Bush Aralia’.
Tanaman hias ini memiliki ciri khas daun berwarna hijau dan putih. Terkadang, tanaman ini juga disebut dengan nama lain, seperti Arelia Ming atau White Aralia.
24. Bambu cina kuning
Tanaman ini disebut miky plant atau dracaena golden milky karena variegasi berwarna susunya atau karena bintik-bintiknya seperti bintang di galaksi Bima sakti.
Tumbuh lambat dan memiliki daun berbentuk pedang panjang serta bergaris kuning atau hijau memiliki bintik bitnik putih susu yang memancarkan tampilan yang indah.
Saat tanaman ini muda bentuknya berukuran kecil dan lebat, sering dijadikan hiasan meja. Sedangkan tanaman yang lebih tua dapat tumbuh membentuk batang kayu dan dapat menjadi seperti pohon.
25. Bromelia
Memiliki warna daun yang cerah dengan tingkat perawatan yang minim. Pada permukaan daun mengkilap dapat berubah warna dari hijau menjadi merah dengan adanya cahaya yang kuat dan peningkatan panas serta dapat menciptakan rangsangan daun untuk berubah warna.
Tanaman ini dapat ditanam didalam wadah pot dengan penempatan tanaman pada area panas ataupun teduh yang menggunakan media tanam yang pourus.
Bromelia sering disebut sebagai tanaman udara karena banyak spesiesnya bersifat epifit dan menyerap kelembapan dari udara. Selain itu, tergantung jenisnya, bromelia juga bisa disebut tanaman guci (Aechmea) atau pedang menyala (Vriesea). Nanas juga termasuk dalam keluarga besar bromelia.
26. Cryptantus zebra
Cryptanthus berpenampilan menarik, memiliki warna yang seronok dengan pola-pola khusus dan kombinasi warna.
Daunnya berbentuk pita melancip dengan ujung-ujung tersusun meruncing. Tanaman ini termasuk tanaman keras berbentuk roset dengan daun kasar. Daunnya sukulen, memiliki tepi bergelombang dan bergigi.
Siklus hidup tanaman ini adalah sekitar tiga tahun dari “pup” ke tanaman berbunga dan tanaman mekar hanya sekali seumur hidupnya. Setelah Cryptanthus tumbuh dan berbunga, induknya tidak akan berbunga lagi. Tapi sebelum mati, tanaman induk mengeluarkan tunas kecil di bagian bawahnya, itulah yang disebut “pup”.
27. Tillandsia ehlersiana
Tillandsia ehlersiana sering dijuluki sebagai “Tarantula” karena bentuknya yang unik. Daunnya yang melengkung dan bertekstur lembut mirip dengan tampilan laba-laba tarantula yang berbulu.
Tanaman ini memiliki bentuk yang sangat menarik dengan dasar bulat dan daun melengkung, bersifat epifit atau sebagai tanaman udara (hidup mengandalkan udara) tetapi ada pula yang tumbuh di tanah.
Spesies ini memiliki pertumbuhan lambat, dan akan membentuk rumbun besar membutuhkan waktu. Tanaman ini menghasilkan offset tambahan sebelum tanaman mekar, membentuk roset. Memiliki banyak daun dan sedikit melengkung di ujung daun, bracts bunga yang tidak terlihat. Memiliki limbs berbentuk segitiga.
Tanaman ini menyukai cahaya terang, sinar matahari penuh jika diaklimatisasi dan pergerakan udara yang baik untuk memudahkan pengeringan cepat.
28. Calathea bulu ayam
Merupakan herba menahun dan berimpang dengan pelepah yang melekat di batang. Melakukan penyiraman tanaman satu kali sehari pada saat pagi hari.
Media yang baik adalah media yang mampu menahan air dan mempunyai kapasitas dalam pertukaran kation seperti gambut, campuran pasir dengan perbandingan 3:1 volume baik untuk pertumbuhan.
Calathea bulu ayam sering disebut juga sebagai Calathea lancifolia atau Goeppertia insignis. Nama “bulu ayam” diberikan karena bentuk daunnya yang ramping dan panjang menyerupai bulu ayam, dengan motif garis-garis hijau yang khas di bagian atas dan ungu di bagian bawahnya.
29. Calathea IIII peace peace Bangkok
Calathea yang sering disebut peace di Bangkok kemungkinan besar mengacu pada Peace Lily (Spathiphyllum cannifolium bangkok). Meskipun Peace Lily bukan Calathea, ia juga merupakan tanaman hias populer yang memiliki beberapa kesamaan, seperti menyukai tempat teduh.
Spathiphyllum cannifolium adalah tanaman berbunga tropis yang selalu hijau dan tersebar luas di Asia tenggara dan umumnya dibudidayakan sebagai tanaman hias.
Perbanyak tanaman ini dengan cara pemisahan rumpun jika menginginkan tanaman ini bisa rumpun kita harus memotong batangnya. Tanaman ini sangat digemari belalang jadi kita harus menyempr0tkan insektisida untuk mencegahnya.
30. Spathiphyllum wallisii
Spathiphyllum wallisii biasa disebut sebagai bunga lili perdamaian (peace lily), layar putih, atau bunga spathe. Tanaman hias populer ini dikenal dengan daunnya yang hijau mengkilap dan bunga berwarna putih yang anggun, menyerupai layar putih atau bendera perdamaian.
Peace lily akan tumbuh subur di hampir semua campuran pot yang dikeringkan dengan baik. Tanah harus tetap lembab tetapi tidak basah. Tanah harus mongering diantara penyiraman.
Pengeringan yang berlebihan dapat menyebabkan tanaman layu dan daun serta tepinya menjadi kuning. Saat menyiram gunakan air yang bersuhu ruangan.
Nah, tanaman-tanaman seperti peace lily ini juga sering dipakai buat dekorasi vertical garden di rumah atau kantor. Kalau kamu kepikiran bikin konsep serupa, intip aja ide-idenya di Vertical Garden Rumah & Kantor Modern.