chichibugardendesign.com

Jenis-jenis Tanaman Hias Penutup Tanah (Ground Cover)

17. Episcia cupreata
Jenis-Jenis Tanaman Hias Penutup Tanah

Sebagai tanaman penutup tanah, tanaman hias gantung.Episcia cupreata sering disebut sebagai violet api (flame violet) atau chocolate soldier atau daun beludru.

Nama ini diberikan karena bunga-bunganya yang berwarna merah cerah dan dedaunannya yang unik, yang sering memiliki semburat warna tembaga dan bertekstur beludru.

 

 

 

 

 

18. Farfugium japonicum
DIgunakan sebagai tanaman hias penutup tanah, tanaman hias pot. Farfugium japonicum sering disebut sebagai tanaman macan tutul (leopard plant) karena pola bintik kuning atau putih pada daunnya, atau tanaman kursi traktor (tractor seat plant) karena bentuk daunnya yang kasar dan sering mirip dengan kursi tractor.

Fittonia verschafeltii
Tanaman ini sebagai tanaman penutup tanah, tanaman pot, pot gantung. Memerlukan penyiraman sedang, Fittonia verschaffeltii sering disebut sebagai tanaman saraf atau tanaman mosaik karena pola urat daunnya yang mencolok menyerupai jaringan saraf. Nama-nama ini muncul karena pola urat yang khas pada daunnya, yang bisa berwarna putih, merah muda, atau merah pada latar belakang hijau.

Hemigraphis alternata exotica
Sering digunakan sebagai tanaman hias gantung, untuk pemberi warna pada taman dan juga sebagai tanaman obat keluarga (TOGA). Hemigraphis alternata exotica sering disebut sebagai Sambang getih atau Purple Waffle Plant. Tanaman ini dikenal juga dengan beberapa nama lain seperti Red Ivy, Metal Leaf, Sambang Darah, dan dalam bahasa Melayu disebut Binalu api.

Hymenocallis littoralis variegata
Sebagai tanaman pembatas/border, tanaman tahan kekeringan dan memiliki bunga yang indah. Hymenocallis littoralis variegata sering disebut sebagai bunga lili laba-laba pantai atau bakungan. Nama-nama ini berasal dari bentuk bunganya yang mirip kaki laba-laba dan habitat aslinya di daerah pesisir.

Homalomena sp papua
Digunakan sebagai tanaman penutup tanah, semak rendah namun batang rentang kekurangan air. Homalomena sp. Papua sering disebut sebagai kemoyang atau keladi hutan, tergantung pada variasi spesiesnya. Secara umum, Homalomena dikenal dengan nama kemoyang, tetapi penjualnya juga sering memberikan nama panggilan sesuai dengan ciri khasnya, seperti warna daunnya.

Hydrocotyle javanica
Digunakan sebagai tanaman hias pot dan tanaman obat. Hydrocotyle javanica sering disebut sebagai pegagan gajah, pegagan hijau, antanan atau pegagan air. Tanaman ini juga memiliki nama lain seperti semanggen atau semanggi gunung dan kadang-kadang disebut Java pennywort.

Ipomoea potato vine
Digunakan sebagai pengisi ruang taman, pemberi warna agar tidak monoton. Pertumbuhan tanaman cepat. Ipomoea potato vine sering disebut sebagai ubi jalar (jika merujuk pada Ipomoea batatas), atau ubi jalar liar (jika merujuk pada Ipomoea pandurata). Meskipun keduanya adalah spesies yang berbeda, nama “potato vine” atau “ubi jalar” merujuk pada tanaman merambat dengan umbi yang bisa dimakan.

Iresine herbstii
Pertumbuhan tanaman cepat sering digunakan sebagai tanaman pembatas/border dan pemberi warna di taman. Iresine herbstii sering disebut sebagai tanaman darah (bloodleaf) karena daunnya yang berwarna merah cerah. Selain itu, tanaman ini juga dikenal dengan sebutan lain seperti tanaman bistik sapi (beefsteak plant) karena bentuk dan warnanya menyerupai daging, dan ada juga yang menyebutnya tanaman ampela ayam. Dikenal juga sebagai tanaman bayam-bayaman.

Loropetalum chinensis
Digunakan sebagai tanaman screen, tanaman border. Loropetalum chinense sering disebut sebagai bunga rumbai Cina atau loropetalum. Tanaman ini juga dikenal dengan nama bunga tali dan dalam bahasa Inggris disebut sebagai Chinese fringe flower. Dikenal juga sebagai tanaman berdaun merah, kloropitalum, pitalum.

Marantha leuconeura
Dikenal sebagai tanaman border di tempat teduh, elemen taman tropis dan tanaman gantung. Marantha leuconeura sering disebut sebagai Tanaman Doa karena gerakan daunnya yang naik ke atas pada malam hari menyerupai tangan yang sedang berdoa. Tanaman ini juga dikenal dengan sebutan lain seperti tanaman herringbone atau tanaman tulang ikan herring. Dikenal juga sebagai meranti sepat, daun lumut.

Nephrolepis exaltata
Dikenal sebagai tanaman gantung, tanaman epifit, tanaman border. Dipakai sebagai elemen taman tropis dan sangat baik menyerap logam didalam tanah. Nephrolepis exaltata sering disebut sebagai Pakis Boston atau pakis pedang. Tanaman ini populer karena daunnya yang hijau, melengkung anggun, dan rimbun, menjadikannya tanaman hias yang umum untuk di dalam maupun luar ruangan. Dikenal juga sebagai pakis kelabang, pakis ginjal, pakis pedang.

  1. Ophiopogon japonicus nana
    Ophiopogon japonicus nana sering disebut sebagai Rumput Mondo Kerdil atau Rumput Lili Kerdil. Nama-nama umum lainnya termasuk Rumput Kucai Mini, kucai jepang dan Rumput Monyet Kerdil. Digunakan sebagai elemen taman tropis dan mediteran.
  2. Palisota barteri
    Palisota barteri sering disebut sebagai tumbuhan 1000 daun atau kumbang panah. Nama ini mengacu pada bentuknya yang seperti daun dan daunnya yang menyerupai rambut. Digunakan sebagai tanaman border, tanaman pot indoor dan elemen taman tropis.
  3. Pandanus pygmaeus
    Pandanus pygmaeus sering disebut sebagai pandan Afrika atau pandan kuning Afrika. Tumbuhan ini merupakan jenis pandan kerdil yang memiliki daun berwarna kuning atau hijau kekuningan dan sering digunakan sebagai tanaman pembatas pada lansekap. Sering digunakan sebagai tanaman pot, elemen taman mediteran dan tropis dan pemberi warna pada taman. Tanaman ini toleran kelembapan rendah dan garam.
  4. Pilea cadierei
    Pilea cadierei sering disebut sebagai tanaman aluminium atau Pilea semangka karena pola daunnya yang berwarna hijau tua dengan bercak perak yang terangkat. Nama lainnya adalah tanaman mutiara atau tanaman perak. Sering digunakan sebagai tanaman penutup tanah, tanaman pot, tanaman pot gantung.
  5. Piper sp papua
    Piper sp Papua sering disebut sebagai sirih merah atau lada, tergantung jenis spesifiknya. Tumbuhan dari genus Piper ini banyak jenisnya, dan ada yang dikenal sebagai sirih (seperti Piper betle), sedangkan yang lain dikenal sebagai lada (seperti Piper nigrum). Digunakan sebagai tanaman pergola.
  6. Rhoeo Discolor
    Rhoeo discolor juga dikenal sebagai Adam Hawa atau Nanas Kerang. Tanaman ini adalah tanaman hias yang populer dengan ciri khas daun berwarna hijau di bagian atas dan ungu di bagian bawah, serta memiliki beragam manfaat sebagai obat tradisional. Tanaman ini biasa digunakan sebagai tanaman border, tanaman display Bersama tanaman lain. Tanaman ini dapat digunakan untuk bahan obat beberapa penyakit seperti bronchitis, batuk, mimisan, TBC kelenjar, disentri, jatuh terkilir dan memar karena pukulan.
  7. Sanseviera trifastiata var golden hanii
    Sansevieria trifasciata var golden hahnii juga dikenal sebagai Lidah Mertua Sarang Burung Emas atau Tanaman Ular Sarang Burung Emas. Nama ini berasal dari bentuk daunnya yang merapat membentuk roset menyerupai sarang burung, dengan perbedaan warna hijau kuning keemasan pada daunnya. Dikenal juga sebagai katis kodok. Digunakan sebagai tanaman penutup tanah, tanaman pot. Sanseivera atau lidah mertua merupakan salah satu tanaman istimewa karena mempunyai kemampuan sebagai penyerap racun (polutan) di udara. Berbagai jenis racun yang mampu diserap oleh sansevieria yaitu karbon monoksida, nikotin, benzene, formaldehyde, trichloroethylene hingga dioksin. Tanaman ini mempunyai kemampuan memproduksi oksigen selama 24 jam sehingga sangat cocok sebagai tanaman hias indoor atau tanaman hias untuk didalam ruangan karena mampu menambah jumlah oksigen diruangan tersebut. Tanaman ini mudah busuk bila terlalu banyak air.
  8. Spatiphyllum variegata
    Spathiphyllum variegata dikenal juga sebagai peace lily variegata, lili perdamaian variegata, atau bakung perdamaian variegata. Tanaman ini merupakan variasi dari lili perdamaian biasa, dengan perbedaan utama pada daunnya yang memiliki belang (variegasi) berwarna putih atau kuning pucat. Digunakan sebagai tanaman penutup tanah, tanaman pot dan tanaman indoor.

 

 

 

  1. Syngonium wendlandii
    Syngonium wendlandii juga dikenal sebagai Silver Goosefoot karena bentuk daunnya yang seperti kaki angsa dan kilau peraknya, serta sering disebut keladi tikus karena kemiripannya dengan keladi tikus yang asli. Digunakan sebagai tanaman penutup tanah, tanaman pot gantung, vertical garden. Tanaman syngonium ini berguna sebagai pemurnian udara dan menghilangkan racun berbahaya.

Tanaman Penutup Tanah Berdaun Indah

Jenis tanaman ini terkenal karena bentuk dan warna daunnya yang unik, mampu memperkaya tekstur dan visual taman.

  1. Adiantum venustum (Suplir / Pakis Rambut Gadis)
    Cocok untuk area teduh di bawah pohon atau teras. Memberikan kesan lembut dan elegan.
  2. Aglaonema commutatum (Sri Rejeki)
    Populer sebagai tanaman indoor dan taman teduh. Daunnya hijau berkilau dengan corak keperakan.
  3. Begonia rex (Begonia Raja / Begonia Daun Lukis)
    Ideal untuk taman teduh dengan warna daun merah keperakan dan tekstur menarik.
  4. Caladium spp (Keladi Hias / Sayap Malaikat)
    Memberi warna mencolok di taman. Cocok untuk taman tropis atau area semi teduh.
  5. Fittonia verschaffeltii (Tanaman Saraf / Mosaik)
    Daunnya berpola seperti urat saraf. Cocok untuk pot, terrarium, atau taman mini di teras rumah.
  6. Pilea cadierei (Tanaman Aluminium / Pilea Semangka)
    Daun perak mengkilap menjadikannya pilihan favorit untuk taman indoor elegan.
  7. Xanthosoma lindenii (Keladi Zebra)
    Pola putih di daun hijau tua menciptakan kontras visual yang kuat. Cocok untuk area semi teduh.

Tanaman Penutup Tanah Berbunga

Selain daunnya yang indah, tanaman berikut juga menghasilkan bunga cantik yang memperkaya suasana taman.

  1. Aerva sanguinolenta (Sambang Colok / Bayam Merah)
    Warna merah mencolok, sering digunakan untuk border atau taman vertikal.
  2. Episcia cupreata (Violet Api / Daun Beludru)
    Bunga merah terang dan daun bertekstur beludru. Cocok untuk taman gantung.
  3. Hymenocallis littoralis variegata (Lili Laba-laba Pantai)
    Bunga berbentuk unik seperti kaki laba-laba, tahan panas dan cocok untuk taman kering.
  4. Duranta repens (Pangkas Kuning / Tetesan Embun Emas)
    Memiliki bunga ungu dan daun emas cerah, sering dijadikan pagar hidup.
  5. Loropetalum chinensis (Bunga Rumbai Cina)
    Kombinasi daun merah dan bunga kecil lembut menjadikannya menarik sebagai border.

Tanaman Penutup Tanah Tropis dan Serbaguna
Jenis tanaman ini kuat terhadap sinar matahari, tahan hujan, dan ideal untuk taman bergaya tropis di Medan.

  1. Arachis pintoi (Kacang Pinto)
    Tumbuh cepat, memperbaiki kesuburan tanah, dan berfungsi sebagai konservasi tanah.
  2. Bromelia sp (Bromelia / Tanaman Udara)
    Memberi efek eksotis dengan warna daun mencolok. Cocok untuk point of interest.
  3. Chlorophytum amaniense (Fire Flash / Tanaman Mandarin)
    Warna oranye cerah di tengah daun hijau membuatnya menonjol di taman tropis.
  4. Cryptanthus spp (Bintang Bumi / Earth Star)
    Ideal untuk taman mediterania dan vertikal garden. Tumbuh roset menyerupai bintang.
  5. Dianella tasmanica (Lili Rami Tasman)
    Tahan panas dan cocok sebagai pembatas jalur taman.
  6. Nephrolepis exaltata (Pakis Boston)
    Memberi kesan lembut dan tropis. Juga berfungsi menyerap polutan dari udara.
  7. Ophiopogon japonicus nana (Rumput Mondo Kerdil)
    Alternatif pengganti rumput yang tahan injak dan minim perawatan.
  8. Pandanus pygmaeus (Pandan Afrika / Pandan Kuning)
    Tahan garam dan kering, cocok untuk taman tepi pantai atau taman minimalis.
  9. Zamia furfuracea (Palem Kardus)
    Cocok untuk area kering dan tropis. Tahan panas serta bertekstur tegas.

Tanaman Penutup Tanah Indoor dan Penyejuk Ruangan
Beberapa jenis ground cover juga cocok untuk taman dalam ruangan, karena mampu menyaring udara dan menambah kesegaran alami.

  1. Anthurium jenmanii (Anturium Sarang Burung)
    Daun besar mengkilap menjadikannya dekorasi elegan di lobi atau teras.
  2. Spatiphyllum variegata (Peace Lily Variegata)
    Dikenal mampu menyerap racun udara dan menghasilkan oksigen 24 jam.
  3. Sansevieria trifasciata var. golden hahnii (Lidah Mertua Mini)
    Tanaman penyerap polutan paling kuat, cocok untuk kamar dan ruang kerja.
  4. Syngonium wendlandii (Keladi Tikus / Silver Goosefoot)
    Mudah dirawat, membantu pemurnian udara, dan ideal untuk taman gantung.
  5. Homalomena sp. Papua (Kemoyang / Keladi Hutan)
    Memberi kesan tropis alami dan cocok di area minim cahaya.

Tips dari Chichibu Garden: Cara Memilih Tanaman Ground Cover

  1. Sesuaikan dengan kondisi cahaya.
    Pilih tanaman tahan naungan untuk area teduh dan tanaman tahan panas untuk area terbuka.
  2. Perhatikan tinggi tanaman.
    Gunakan ground cover dengan tinggi <0,5 meter agar taman tetap rapi.
  3. Pilih kombinasi warna dan tekstur.
    Campurkan daun hijau, merah, dan perak untuk kesan visual yang dinamis.
  4. Pertimbangkan perawatan.
    Pilih tanaman yang mudah tumbuh di iklim Medan dan tidak membutuhkan penyiraman berlebih.

Wujudkan Taman Impianmu Bersama Chichibu Garden

Itulah berbagai jenis tanaman hias penutup tanah (ground cover) yang bisa kamu jadikan inspirasi dalam menata taman rumah, kantor, atau area publik.

Pemilihan tanaman yang tepat tidak hanya memperindah tampilan, tapi juga membuat taman lebih sejuk, sehat, dan mudah dirawat.

Jika kamu ingin taman yang dirancang dengan kombinasi tanaman terbaik dan konsep lanskap profesional, Chichibu Garden siap membantu mulai dari desain, pemilihan tanaman, hingga perawatan taman di Medan.
Hubungi Chichibu GardenJasa Pembuatan Taman Profesional di Medan
untuk konsultasi gratis dan rekomendasi desain taman tropis impianmu!